Rabu, 03 Juli 2013

Jilbab Dan Akhlak adalah 2 Hal yang Berbeda !

Banyak orang yang beragama Islam dan tahu hukum berjilbab. Tapi mereka enggan melakukan kewajiban itu karena dianggap sepele , atau dianggap hanya selewat saja untuk bergaya. dulu sebelum aku berhijab pun sempat berfikiran seperti itu , dengan alasan bahwa aku belum siap karena sikap dan hati ini yang belum sempurna , walaupun orang tua ku sudah mejelaskan hukum berhijab , bahkan sempat di marahin oleh kedua orang tua ku karena ketika memasuki SMK aku melepas hijabku , tapi setelah aku membaca berbagai macam artikel-artikel  aku jadi tau arti Hijab yang sebenarnya dan ternyata Hijab dan akhlak adalah dua hal yang berbeda  , justru alasan seperti itulah alasan klasik bagi sesorang wanita yang enggan menutup aurat ! dan alhamdulillah sampai saat ini aku sudah berhijab walau belum sempurna dan belum sesuai syar'i.  mari kita share di sini yang aku ambil dari beberapa artikel......

Bismillah~
ukhti harus kita ketahui..
Berhijab itu murni perintah Allah SWT dan hukumnya pun WAJIB Ketika seorang muslimah telah baligh atau dewasa maka wajib baginya untuk berjilbab. Adapun masalah moral atau akhlak itu adalah perkara yang lain dimana ada hukum tersendiri yang mengaturnya. jika seorang wanita berjilbab melakukan dosa atau pelanggaran itu bukan karna jilbabnya namun karna akhlaknya. 
Jilbab merupakan ibadah dan bukanlah semata-mata kebiasaan, dimana seorang wanita boleh untuk menanggalkannya kapan pun dia inginkan, namun jilbab adalah ciri kemuliaan, kesucian, dan rasa malu bagi seorang wanita.

Banyak Kontrovensi tentang berhijab , anak remaja jaman sekarang menganggap berjilbab hanya untuk bergaya bukan karena niat tulus dari hati , hanya untuk terlihat lebih cantik , dll. 
lebih parahnya lagi jilbab dijadikan sebagai tolak ukur prilaku seseorang  , ada Wanita remaja yang Baru beranjak dewasa mengatakan "ngapain pake kerudung tapi gak sesuai sama kelakuannya? gak malu tuh sama kerudung ! , kerudung dusta ! dengki banget hatinya gak malu sama kerudung?" intinya sih ngapain berjilbab tapi kelakuan buruk? gitu kan? 

yang aku pertanyakan sekarang.. kenapa MENYALAHKAN JILBABnya? 
Lalu bagaimana seorang wanita yang berkelakuan baik, tapi tidak berjilbab.
Aku justru malah ragu. Apa yakin dia baik? Apa yakin dia sepenuh hati? Karna kalau dia memahami, maka ia akan berjilbab.
apa bedanya cewek berjilbab sama yang Nggak ?
emangnya cewek gak berjilbab boleh berbuat salah ? Sama aja kan aturannya sama-sama gak boleh berbuat salah ? trus kenapa pada ribet giliran cewek berjilbab yang buat salah ??? di dunia ini tidak ada yang sempurna , setiap orang pasti memiliki kehilafan, yang membedakan cewek berjilbab itu mematuhi perintah allah swt untuk menutup auratnya , kalo soal Akhlak itu kembali ke Pribadinya masing-masing , sama saja dengan cewek-cewek lain yang ga pake jilbab. ya kan? 
wahai ukhti mari kita sama-sama saling introspeksi diri aja  kita gak perlu saling manghakimi satu sama lain apa agi nyalahkan Jilbabnya, inget Jilbab sama Akhlak itu Dua Hal yang berbeda !

Jadi, alangkah baiknya berhentilah memandang jilbab itu seperti sesuatu yang bersalah. yang harus kita ketahui bahwa, dosa berkelakuan buruk dan tidak berjilbab itu adalah dosa tersendiri.

dan Alangkah baiknya kita sebagai muslimah hendaklah menutup aurat , insyaAllah... tidak hanya orang terdekat kita yang mengatakan bahwa "KAMU CANTIK" tapi Allah Swt akan mengatakan seperti itu. jangan karna mempermasalahkan kita belum siap , belum yakin , atau sebagainya.Yakin itu akan diberikan Allah swt kalau kita sudah mau mendekat  dan Sesungguhya Allah Swt tidak mengubah keadaan suatu kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.

Sudah sangat jelas bukan?! Semuanya harus dimulai dari diri sendiri!  
kita bisa memulai dari dasarnya terlebih dulu, kemudian dengan beriringnya waktu kita Belajar perlahan menata hati sehingga kita menjadi muslimah sejati. Seperti dalam pepatah “Sedikit demi sedikit kemudian menjadi bukit”, bukankah begitu? Wallahu a’alam... bukan ingin bersuudzon, namun coba kita renungkan jawaban diatas , jika kita tetap menanamkan prinsip menunggu kita siap? belum yakin atau Belum ada hidayahkah? Sampai kapan? Hanya menunggu tanpa berusaha? Atau menunggu ajal menjemput? Lalu... nanti menyesal saat raga telah terhimpit liang lahad, terbungkus kain kafan, terkapar, lunglai, tak berdaya di sebuah kasur yang beralaskan tanah bahkan berulat. Tidak ada sanak keluarga, harta, melainkan yang ada hanya sebuah kegelapan. Na’udzubillah...

memang menjadi seorang muslimah sempurna itu tidak mudah karena memang yang berjilbab seharusnya lebih tahu malu dengan jilbabnya dalam bertingkah, karena ia otomatis menampakkan agamanya. Dan jika seseorang menampakkan agamanya, ia memiliki konsekuensi untuk berlaku sebagaimana aturan agamanya. setidaknya wanita berjilbab dapat selangkah lebih maju untuk memperbaiki akhlaknya.

Kesimpulannya Setiap perilaku seseorang tidak bisa kita menilai jeleknya orang yang berjilbab secara umum. muslimah yang berjilbab dan berakhlak baik tentu saja adalah muslimah sempurna. Adapun muslimah yang berjilbab namun akhlaknya tidak baik atau akhlaknya baik tetapi belum berjilbab adalah muslimah yang belum sempurna dan sedang berproses menuju kepada kesempurnaan.

Dan Jangan pernah menyesal bahkan malu karna berjilbab! Untuk meyakinkan hati, ingat sebuah pernyataan. “MALU?! Lebih malu manakah berjilbab atau nanti disaat kita dikumpulkan dipadang mahsyar dan Allah Swt meminta pertanggung jawaban atas kelalaian kita untuk berjilbab, padahal telah jelas kita sebagai muslimah sangat dianjurkan?!” Jika kita tidak berjilbab, lantas apa yang akan kita katakan pada-NYA? Nah, pilih yang mana? Tentu tidak mau mengambil resiko adzab-NYA kan?


ukhti...Apalah artinya keren atau mulia dimata manusia jika ternyata kita tdk bernilai di hadapan Allah swt. Sebagai hamba-Nya yag tidakk akan bisa hidup tanpa Rahmat dan Karuni-Nya, sudah semestinya hidup dengan ridho Allah lah yg menjadi prioritas kita, bukan pujian, bukan sanjungan dll. Dan jika ridho Allah sudah menyertai kita, apa sih yg tdk mungkin? Hidup kita pun menjadi penuh berkah.

Semoga Bermanfaat Buat kalian yang membacanya , terutama yang masih Menyalahkan Jilbab dengan akhlak ( Prilaku) !! dan buat kalian yang masih ragu untuk berhijab :) 
dan semoga kita dapat terus Istiqomah dijalan yang diridhoi-nya *amin ya robbal alamin*

Selasa, 02 Juli 2013

Untuk Kamu Yang Tak Menyukaiku !

Kamu.....
Kamu bilang  Aku selalu mengusik Kehidupanmu?
~ kamu gak sadar? siapa yang pertama kali mengusik kehidupanku? bahkan saat itu kamu seperti wanita yang tak mempunyai perasaan , hadir menjadi orang ketiga dalam hubunganku , dan menjadi wanita munafik.

Kamu Bilang aku selalu saja ingin tahu aktivitasmu atau kehidupanmu (KEPO)?
~kamu gak sadar? kamu rela membuat Facebook baru dengan memakai Nama orang lain demi ingin tahu aktivitas ku? lalu sekarang kamu membuat blog , apa gak sadar widget yang ada di blog kamu itu kamu contek dari blog aku? bukan hanya blog saja yang kamu contek.. banyaak hanya saja kamu tak mengakui~ sampai-sampai di setiap tulisanmu kamu menulis tentang aku~

ini sudah dua tahun berlalu kamu masih saja menyimpan dendam terhadap ku... sebenarnya aku punya salah apa ? benci karena kamu tak bisa mendapatkan dia saat itu? benci ketika kamu berhasil mendapatkan dia , namun tak bertahan lama karena dia yang belum bisa move on dari aku? Sebenarnya yang jahat ini  AKU atau KAMU? yang salah ini AKU atau KAMU?


atau mungkin kamu tak menyadari juga? kalau kamu yang berulah dan kamu yang memulai ini semua?

aku sudah melupakan semua , bahkan aku sudah memaafkan mu meski kamu tak meminta maaf karna gengsi mu yang telalu besaaaar...bukan karena aku KEPO , berharap positif malah mendaptkan respon NEGATIF , kamu malah menyindir-nyindir melewati jejaring sosial itu dan sudah melewati batas menyumpahi orang lain apa itu tidak KETERLALUAN?


terkadang aku berfikir kamu ini termasuk ke dalam golongan apa?

SIRIK atau Apa?
Baiklah..aku anggap saja kamu ngeFans Sama aku tapi tak mengakui sehingga menjadi HATERS yang selalu saja ingin Menjatuhkan ku.. jangan salahkan saya jika saya menganggapnya seperti itu :)

Hidup ini keras selalu seimbang ada yang menyukai dan tak menyukai , jadi  Dari 100 Juta orang yang menyukaiku ada 100 orang juga yang membenciku..

Logikanya, orang sirik hanya akan sinis pada seseorang yang hidupnya lebih baik daripada dia sendiri dan Faktanya jika terlalu banyak orang yang sirik dan mengurusi hidupmu, berarti hidupmu menarik bagi mereka !

Terimakasih buat kamu yang selalu memperhatikan ku , aku mendoakan agar kamu cepat sadar :)

Jumat, 21 Juni 2013

MASA LALU

Sekaraaaang waktunya aku menceritakan yang sebenarnya…..
setiap  orang pasti memiliki masa lalu entah itu berakhir dengan indah , manis , pahit , atau biasa-biasa saja terutama dalam hal percintaan , termasuk aku.. ya aku , aku memiliki masa lalu yang bisa dibilang tidak indah karena berakhirnya pun tidak indah , bahkan pahit seperti kopi hitam yang pahit tanpa diberi gula dan amat sesak di dada. butuh waktu untuk melupakan , butuh mental kuat untuk dinilai buruk oleh orang lain , sebenarnya bukan waktuknya lagi aku untuk menceritakan masa laluku yang sudah 2 tahun berlalu , namun aku mulai merasa muak dengan semua omongan-omongan yang tidak enak di dengar. Aku selalu sabar dengan celotehan yang mereka lontarkan yaitu “berakhirnya hubungan aku dengannya disebabkan aku yang SELINGKUH”.  Bahkan sampai sekarang aku bahagia dengan yang lain pun aku masih mendengar celotehan itu. Aku hanya bisa tersenyum dan rasanya ingin kujatuhkan air mataku kembali bila mengingat peristiwa kala itu yang membuat ku trauma sampai saat ini. Tapi rasanya tak ada gunanya lagi aku membuang air mataku hanya untuk dia yang menyakitiku . Peristiwa? Ya peristiwa penuh perjuangan yang aku tempuh sendiri agar bisa lepas dari dia. Kenapa aku dibilang yang SELINGKUH? Ini semua sudah keputusanku , ini semua sudah menjadi resiko ku , ini pun sudah aku pikir matang-matang , aku rela menanggung semuanya agar aku bisa terlepas dari dia , namun aku memiliki alasan kenapa aku melakukan itu.. aku terpaksa , aku kehabisan akal , bahkan ini hal terkonyol yang pernah aku lakukan didalam sejarah percintaanku dan aku selalu bertanya-tanya apa ini SALAHKU? Kenapa saat aku meminta ingin mengakhiri ia selalu mengelak? Kenapa setiap aku beri kesempatan memperbaiki sifat kasar yang bukan sekedar kata-kata melainkan main fisik itu dia tak pernah ingin merubah dan selalu mengulangnya kembali? Kenapa setiap dia mengucap janji tak pernah ia tepati?
Kasar? Ya dia cowok yang memiliki emosi tinggi , dia termasuk cowok kasar ketika dia marah , dia main fisik. Aku sudah muak dengan sifatnya yang berubah kasar 380 derajat sejak 6-9 bulan hubungan berjalan ditambah dia mengajak aku melakukan hal negative. Semakin hilang rasa yang aku miliki untuknya namun ia tak ingin melepaskan ku dari genggamannya.

Sejak 9 bulan berjalan , aku menjalani tanpa ada rasa , semuanya menjadi hambar , tak ada lagi benih-benih cinta , tak ada lagi indahnya kerhamonisan  , senyum atau kebahagiaan yang aku perlihatkan kepadanya juga teman-temanku , keluargaku , keluarganya itu hanya kepura-puraanku karena memang saat itu tidak ada yang tahu sifat dia yang amat sangat keras dan selalu melakukan kekerasan padaku.
Sakit…amat sakit hati ini ketika aku melakukan seperti halnya sinetron. Sampai pada akhirnya aku lelah , lelah dengan semua kebohongan dan kepura-puraanku , dan dia yang selalu dinilai positif oleh semua orang termasuk keluargaku.

Memasuki hubungan 1 tahun lebih , entahlah aku sudah lupa tepatnya kapan , aku menjalani Praktek kerja industri di salah satu perusahaan besar , disana aku menemukan banyak teman baru walaupun tidak seumuran , namun mereka berjiwa muda. Aku merasa aku menemukan jati diriku yang sebenarnya disana , gimana tidak? Aku selalu mendapatkan kata-kata motivasi dari pembimbing ku disana terutama dalam hal percintaan dan pendidikan dan Disana pun aku menemukan orang yang selalu memberiku semangat sehingga aku merasa nyaman tanpa cowok itu ketahui sebenarnya aku memang lagi butuh banyak semangat karena sedang terpuruk , dan kebetulan dia mirip almarhum sahabat ku yang sudah meninggal.

Hari demi hari , seketika aku merasa aku lupa dengan semua masalahku , aku mulai agak sedikit bisa move on dari rumitnya hubungan ku , bahkan aku lupa bahwa aku sedang berstatus taken ( no single). Aku dengan cowok itu pun mulai dekat , aku mulai memberanikan diri untuk sedikit menceritakan hubungan ku. Sejak saat itu aku mulai sedikit lost kontak sama dia (mantanku) , mulai menghilang , dan mulai berani mengambil keputusan kalo aku akan bilang mempunyai kekasih baru. Padahal disitu aku dengan cowok itu belum ada  hubungan apa-apa , hanya sekedar kakak adik saja dan aku sama dia (mantanku) masih berstatus pacaran.  intinya aku Cuma pura-pura agar aku lepas dari dia , lepas dari kekerasan yang selama itu aku dapati , dan kata-kata SELINGKUH itu hanya KONOTASI . sampai akhirnya dia melepasku , membiarkan aku pergi dan aku siap menerima aku dinilai buruk oleh orang lain karena aku selingkuh walaupun kenyataannya TIDAK.  Memang setelah seminggu aku putus dari dia (mantanku) aku kembali membuka hati untuk orang lain dan orang lain itu adalah cowok yang selama itu memberi semangat hingga pada akhirnya aku terlepas , sebenernya aku tidak ingin terlalu cepat memberikan hati ku kepadanya , aku takut dia merasa hanya jadi pelampiasanku , aku takut menyakiti hatinya ketika aku masih belum bisa move on dari masa laluku , namun takdir berkata lain , keadaan pun ikut berkata lain , ternyata dia adalah orang yang aku cari selama ini , menganyomi ku , membuat aku dewasa , membuat aku mengerti arti cinta & kehidupan sesungguhnya.

Ini alasanku kenapa aku memilih berpura-pura bilang ke semua orang kalo aku selingkuh? dan kenapa aku tidak menceritakan yang sebenernya ke orang terdekatku saat itu ? Aku tidak menceritakan itu semua karena aku tidak ingin dia(mantanku) itu dibenci oleh orang lain dengan sikapnya yang seperti itu. Dan aku lebih memilih aku yang dibenci oleh orang lain. Aku pun berharap agar apa yang dia(mantanku) lakukan padaku tidak diulangin kembali pada wanita lain? Cukup aku yang merasakannya.

Senin, 03 Juni 2013

Dunia Perkuliahan yang ku tempuh

Tidak terasa udah Dua semester aku jalani di dunia perkuliahan ini

Sebelum memasuki dunia perkuliahan, masa masa SMK adalah masa masa yang luar biasa, aku punya teman-teman yang luar biasa kompaknya, namun ketika aku terjun ke dunia perkuliahan, aku dituntut untuk merubah kebiasaan yang telah menjadi kebiasaan di waktu SMK yang sebagian besar bersifat kearah kesenangan belaka, merubah sesuatu itu tidak seinstan membuat mie, maka dari itu perlahan lahan tinggalkanlah kebiasaan yang intinya kita inginnya senang-senang terus, hmm..bagi anak SMA/K  mungkin kuliah itu enak tapi faktanya tidaaak…

Aku mau cerita tentang dunia perkuliahan yang baru dua semester  aku tempuh, awalnya aku gak ada niatan sedikitpun masuk Universitas pamulang , karna sebelumnya aku ikut SNMPTN Undangan di UNJ dan UIN , namun apa boleh buat seleksi yang ketiga ternyata gak lulus yang memang persaingan sangat ketat , yasudahlah aku tak ingin membuang-buang waktu karena masih banyak universitas swasta yang fasilitas dan kualitasnya lebih bagus dari Perguruan tinggi Negeri  . aku ingin menuntut ilmu yang jauh dari rumah  tapi masih dijangkau pulang pergi tanpa harus kost, karena itu akan membuat ku mandiri , disiplin waktu .  Seketika Di otak aku muncul Universitas MercuBuana jakarta dan akan mengambil jurusan Teknik Informatika , agak sedikit melenceng memang dari jurusan ku ketika SMK  , alasan aku memilih jurusan itu karena aku suka yang berbaur computer , mendesign , segala macamnya lah , tapi aku berfikir panjang , mendesign adalah salah satu hobby ku bukan tujuan utamaku  yang ingin menjadi seorang  accounting handal nantinya , karena hobbi masih bisa kembangkan sendiri asal ada keinginan tanpa harus kuliah pun itu bisa kita capai sendiri ,  Lalu aku sedikit membuang keegoisanku ini  kembali pada tujuan utamaku menjadi seorang accounting dan dipilihlah salah satu kampus di tangerang selatan Universitas Pamulang (UNPAM). 


Pada saat kuliah perdana, namanya juga baru, jadi aku ngumpul dulu sama teman-teman kelas aku yang baru  sebelum masuk kuliah. Hal ini bertujuan biar satu sama lain bisa cepat saling mengenal, dan biar gak malu sendiri kalo salah kelas. Dalam 3 hari aku udah lumayan hapal lokasi/ruangan tempat aku belajar .
Yang saat ini bisa aku ungkapkan adalah beratnya kuliah itu terasa ketika mengerjakan sebuah laporan  , Makalah persentasi , pokoknya yang serba mandiri atau disebut TUGAS MANDIRI  dan itu deadline  semua , apa lagi waktu itu disemester satu ada latihan Bikin Laporan Skripsi yang diajukan untuk memenuhi syarat mengikuti ujian semester 1  dan mau acc laporan, sampe bela-belain gak ada jadwal kuliah pun masih harus ke kampus . sempat berasa jadi anak semester akhir mau sidang yang harus cari judul skripsi yang menarik untuk diteliti , membuat daftar isi dengan baik , membuat latar belakang masalah yang biasanya kita copy paste di google tapi ini kita bikin sendiri  , sistematika penulisan , hipotesa . dan itu semua harus dikonsultasi oleh dosen , agak kesel  emang ketika laporan yang sudah rapih diketik namun harus dicoret-coret sama dosen karena masih ada kesalahan , fuuuh…rasa putus asa  merasuki otak ku saat itu.
 Semuanya amazing dan benar-benar dunia Kuliah ini sangat amat berbeda , gak kayak waktu sekolah yang masih bisa nyontek sama  temen jadi gak terlalu mikirin tugas yang dikasih guru ,Sedangkan kuliah setiap pertemuan pasti akan diberikan tugas dan bentuk tugasnya pun Laporan atau makalah untuk Persentasi . ya persentasi dan makalah bagi mahasiswa itu sudah menjadi makanan sehari-hari dan udah gak aneh lagi buat didengar.  Pantas saja banyak orang yang kuliahnya gak sampe tuntas atau berenti ditengah jalan , banyak alasan yang mereka lontarkan , ada yang gak kuat sama tugas-tugasnya  ,  otaknya gak kuatlah , gak kuat sama jurusan  yang mereka ambil. Fuuuh.. semoga itu tidak terjadi pada diri ku.  Walaupun aku sempat lelah dengan aktivitas yang menguras otak , tapi dengan prestasi yang aku raih di semester 1 dengan IPK diatas 3,5 itu membuat aku jadi lebih semangat dan akan terus meningkatkan IPK ku :)


Seiring berjalannya waktu, aku mulai enjoy dengan dunia baru ku semoga akan tetap enjoy dan menikmati sampai pada akhir ujung perjuanganku memakai sebuah toga , namun Bukan hanya sekedar toga, tapi proses Bukan nilai , tapi usaha dan perjuangan atas pertempuran waktu , tenaga dan pikiran. Semuanya itu adalah demi satu niat yang tertanam didalam hatidengan gelar Strata Ekonomi (SE) yang handal dan sukses *AMIN*

SEPERTI APA SIH DUNIA KAMPUS ITU?



SEPERTI APA SIH DUNIA KAMPUS ITU?

Hem, gak salah lagi, pertanyaan ini pasti sering melintas di kepala kita yang baru  akan masuk ke dunia kampus. Benarkah?
Seperti apa ya dunia kampus itu? Apa saja yang dipelajari? Apakah cara belajarnya sama dengan belajar ketika di sekolah? Apakah dosen itu sama seperti guru? Lalu, apa benar katanya kuliah itu sesuka hati kita? Kalau begitu, apa yang kita peroleh dari kampus? Wah, semakin penasaran kan dengan dunia kampus?
Jadi, seperti apa dunia kampus itu?
Lewat post ini, aku ingin berbagi sedikit pengalaman dan cerita tentang awal memasuki dunia kampus. Selamat membaca :)

Kuliah? Hem, memang benar, pertanyaan ini yang sering muncul dibenak kepalaku saat menjelang Njian Nasional (UN) dan ketika orang tuaku mulai menyinggung soal kuliah.  Rasanya, aku bingung akan memilih kampus mana. Semua pasti mengalami hal yang sama sepertiku, terutama untuk yang baru saja lulus sekolah menengah atas (SMA / SMK) dan akan melanjutkan ke perguruan tinggi, entah perguruan tinggi negeri ataupun swasta. Biasanya, kalau sudah kelas XII (dua belas) dan mendekati UN, kita mulai mengalami kebingungan akan melanjutkan kuliah dimana, memilih jurusan atau fakultas apa, atau apa bakat dan potensi yang sebenarnya kita miliki. Hingga pada akhirnya,trend ikut-ikutan teman sepermainan ketika di SMK-pun terjadi. Padahal, belum tentu kampus atau jurusan yang dipilih oleh teman kita itu cocok dengan kita. Kalau sudah seperti itu, kita bisa terperangkap oleh pilihan kita sendiri, karena yang menentukan kita bisa sukses atau tidak pun itu tergantung dari diri kita sendiri, bukan orang lain. Nah, kalo sudah seperti ini, kita harus bagaimana? Karena penyesalan memang selalu datang diakhir.
Kalau sudah seperti ini, kita berada antara dua pilihan. Pertama, kita tetap melanjutkan kuliah yang sudah terlanjur kita pilih karena mengikuti teman, atau pilihan kedua kita pindah ke kampus lain dan memilih jurusan atau fakultas yang kita inginkan. Tentunya harus diimbangi dengan kemampuan orang tua kita dalam hal biaya. Karena kuncinya tetap ada pada diri kita dan orang tua kita sendiri. Selama mereka masih mendukung secara moril dan materil, lakukan saja, yang penting jangan pernah mengecewakan mereka. Selanjutnya kita tinggal menjalankan kuliah dengan sungguh-sungguh.

AWAL PERSIAPAN MASUK KAMPUS
Sebelum kita diterima di perguruan tinggi manapun, tentunya kita harus melewati tahap seleksi. Entah melalui jalur seleksi prestasi (JSP), melalui jalur seleksi masuk perguruan tinggi negeri (SNMPTN), ujian bersama (UMB), atau program beasiswa yang tentunya perlu usaha ekstra untuk mendapatkannya. Yang jelas, cara manapun yang kita pilih, itu semua tergantung juga dari seberapa besar usaha serta niat kita untuk masuk ke perguruan tinggi yang sudah kita pilih tersebut. Melalui JSP misalnya, jalur ini dianjurkan kepada kita yang mempunyai nilai rata-rata yang memenuhi standar seleksi. Biasanya, nilai rata-rata yang ditetapkan adalah 7,0 untuk empat mata pelajaran yaitu bahasa Inggris, bahasa Indonesia, ilmu pengetahuan alam (IPA)/ilmu pengetahuan sosial (IPS), dan matematika.
Untuk yang aktif dalam berbagai kegiatan kesiswaan seperti organisasi siswa intra sekolah (OSIS), perlombaan, kepanitiaan, hingga les privat dan memiliki tanda bukti keikutsertaan seperti sertifikat, itu akan sangat membantu kita untuk lulus seleksi JSP. Karena panitia seleksi bukan hanya melihat calon mahasiswanya dari nilainya saja, melainkan juga dari keaktifannya ketika di sekolah ataupun di luar sekolah. Jika kita sudah diterima melalui jalur JSP, kita tinggal fokus saja dengan ujian nasional (UN). Apabila jalur JSP tidak berpihak kepada kita, ikuti saja seleksi yang lain seperti SNMPTN Tulis , UMB atau ujian mandiri. Asalkan kita yakin, kesempatan itu pasti ada. Jadi, lakukan saja yang terbaik selama kita merasa mempunyai rasa percaya diri untuk melakukannya.

MASA-MASA PERTAMA  MASUK KAMPUS
Pasti deg-degan ketika pertama kali masuk kampus?
Hem, jangan heran. Itu memang sesudah seperti hal yang lazim sebagai sambutan awal bagi mental kita yang baru pertama kali mengenal dunia kampus. Apalagi adaptasi dengan lingkungannya yang sangat berbeda dengan jaman kita SMA/SMK. Seragam putih-abu sudah tidak terlihat lagi disini. Kita bisa berganti-ganti pakaian yang ingin kita kenakan setiap hari, misalnya “Besok aku akan memakai pakaian yang mana ya?” atau “Lusa ingin bergaya seperti apa ya?” ini akan kita rasakan ketika pertama kali kuliah. Namun, selama itu sopan dan sesuai aturan kampus, kita bebas berekspresi di sini.
Sebelum perkuliahan yang sebenarnya dimulai, biasanya kita sebagai mahasiswa baru atau sering disebut MABA harus melewati masa orientasi peserta didik terlebih dahulu atau yang biasa dikenal dengan istilah ospek. Biasanya, ada dua macam ospek yang ada di kampus, ada yang sifatnya memang legal dari kampus dengan para panitianya yang merupakan mahasiswa-mahasiswa yang sudah dipilih oleh panitia penyelenggara. Namun, ada pula ospek yang sifatnya itu memang kurang disetujui oleh pihak kampus. Untuk ospek dari kampus, biasanya diadakan selama tiga hari sampai satu minggu, walaupun terkadang membosankan, namun kegiatan ini cukup membantu kita untuk lebih cepat mengenal kampus. Akan tetapi, untuk ospek kedua biasanya diadakan oleh kakak senior kita. Ospek ini biasanya diadakan di jurusan/fakultas masing-masing sesuai dengan pilihan kita, dan disini kita bisa diperlakukan bermacam-macam oleh senior. Semuanya itu tidak lain hanya cara senior memperkenalkan jurusan/fakultas kepada kita juga sebagai cara awal mereka untuk mengenali juniornya. Memang terkadang berlebihan, namun setelah semuanya selesai, kita akan merasakan suasana yang berbeda. Malahan, sering sekali terjadi cinta lokasi (cinlok) antara maba dengan Seniornya. Apabila kita sudah melewati tahap ini, kita akan merasa sedikit lega dan siap untuk melanjutkan tahap berikutnya.

HARI-HARI  PERTAMA PERKULIAHAN
Setelah melewati masa ospek, minggu selanjutnya kita sudah bisa merasakan hari pertama belajar di kampus. Kita akan merasakan sesuatu yang masih canggung disini, terutama ketika melewati kakak senior, yang bisa kita lakukan hanya mengucapkan kata “permisi, ka”, sebagai tanda bahwa kita menghargai senior kita. Biasanya, kegiatan perkuliahan minggu pertama dan kedua belum begitu efektif. Kalaupun sudah, biasanya dosen masuk ke kelas hanya untuk melakukan perkenalan awal saja, belum membahas materi perkuliahan. Momentum ini biasanya dimanfaatkan untuk saling berkenalan di kelas untuk mulai mengenal satu sama lainnya. Tidak jarang di sini juga bisa terjadi cinta lokasi antara teman satu kelas maupun teman di luar kelas. Kalo sudah seperti itu, hanya kata “cieeee” yang akan didengar ketika teman-teman lainnya mulai menggoda.

LALU, BAGAIMANA DENGAN KULIAH YANG SEBENARNYA?
Nah, sekarang kita masuk ke minggu kedua atau ketiga perkuliahan. Setelah kita mulai mengenali lingkungan kampus, kita juga harus mengenal baik dosen yang akan mengajar kita. Pemahaman tentang karakter dosen juga dinilai cukup penting, karena ada dosen yang baik, ada pula yang galak, atau yang memiliki disiplin yang tinggi, semuanya penting untuk kita pahami. Satu hal yang perlu kita garis bawahi bahwa Jangan menyamakan dosen dengan guru, karena dosen berbeda dengan guru. Di sekolah, guru mungkin bisa lebih cepat menghafal anak muridnya dan lebih cepat akrab dengan muridnya. Namun, berbeda dengan dosen, ia biasanya cenderung lebih cuek dengan mahasiswanya. Ada dosen yang menyenangkan, ada pula dosen yang membuat kita takut atau bosan dengan mata kuliahnya. Namun, bagaimanapun dosennya, kita harus bisa menerima aturan dan cara pengajarannya yang beragam. Intelektualitas dan keaktifan harus kita tonjolkan disini.
Jadi, selamat memasuki babak baru perjalanan pendidikan menuju karirmu, masa kuliah merupakan strata yang lebih tinggi dan dipandang sebagai kaum intelektual. Kedewasaan berfikir dan bertindak sudah seperti syarat wajib yang harus kita miliki. Seperti gelar yang kini kita sandang, yang mengubah kata siswa menjadi mahasiswa.

Semoga Post ini bermanfaat bagi kamu yang membacanya :)

#SaungIlmu

Kamis, 30 Mei 2013

Cemburumu Unik

 Aku , aku adalah salah satu cewek yang simple (Simple women) , termasuk dalam hal berpakaian. gak mau ribet , yang penting rapih dan enak dipandang orang tapi tergantung lingkungan sekitar juga atau tergantung momentnya mau ke tempat apa. Ya ibaratnya menyesuaikan jadi gak kayak salah kostum atau berpakaian yang berlebihan dan jatohnya jadi alay gitu.


Oke singkat cerita… hari itu aku pergi kampus dengan hijab yang berbeda , gak kaya hari biasa yang aku pake .sebenarnya gak ada jadwal hari itu ,tapi aku biasa ikut nemenin doi karena ada jam. Aku sama doi beda fakultas , si doi ini salah satu Fakultas teknik mesin.Sesampainya di kelas doi ternyata enggak ada dosen , akhirnya aku ,doi  , teman-teman doi dan satu temanku pergi ke kantin anak teknik yang isinya para cowok-cowok hanya segelintir wanita disana termasuk aku. Ngobrol-ngobrol ngopi , ngemil dan di temani aseeep rokok yang lumayan bikin pusing selama satu jam disana akhirnya kami beranjak dari tempat yang pengap itu karena jam kedua doi ada Praktek di Lab.
Ketika berjalan menelusuri koridor dan kebetulan doi lebih dulu berjalan menuju kelasnya , lalu terlihat ada sekelompok cowok-cowok yang lagi duduk didepan kelas, ya aku pun bilang “permisi” kepada mereka. Setelah berjarak satu meter dari mereka duduk terdengar suara “suiitsuitttsuiiiit” aku tak menghiraukannya saat itu , ya karna aku berfikir itu bukan untuk menggoda aku. Dengan tampang polos karena tak merasa digoda , aku diam didepan kelas doi sambil nunggu doi menanyakan informasi dosennya masuk atau enggak. Suara godaan itu masih terdengar , aku pun masih tak menghiraukannya dan berjalan turun tangga menuju laboratorium. Sesampainya di laboratorium yang tepat berada di belakang gedung teknik itu terdengar kembali suitsuiiit dari atas , bahkan gak suitsuit saja ada yang melontarkan “neng..ditanyain nih” “assalamualaikum” aku pun nengok ke atas dengan tampang bingung namun Tetap saja tak menghiraukannya dan aku duduk dibawah pohon ceri depan LAB sambil menggerutu “ohh ternyata suitan tadi itu buat aku”. entahlah mungkin mereka tidak tahu kalo yang sedang bersamaku itu kekasih ku. Tiba-tiba doi nyalahin aku dan bilang “ganjen sih” , ganjen apa coba orang ngerespon juga enggak. Intinya sih doi cemburu karena ceweknya di godain. Gak tau kenapa si doi sensitif banget kalo aku berhijab yang di style padahal stylenya pun biasa gak berlebihan , baju juga kaos panjang , celana levis dan sepatu yang biasa cewek pake. mungkin doi udah biasa liat aku pake hijab yang biasa aja tanpa ada style. Ya pokoknya semenjak itu aku ngerasa serba salah harus kayak gimana biar gak dibilang ganjen sama doi , padahal hijab di style kan tergantung mood aku , dan akhirnya aku mutusin buat berhijab biasa aja walaupun doi bilang “cantik boleh tapi jangan ganjen”. Tetep aja masih bertanya-tanya ganjennya aku ngelakuin apa???????? -__-

Oke guys , Menurut aku Bergaya dalam berpakaian itu selera masing-masing dan itu sebuah hal yang wajar karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda tapi bisa menyesuaikan tempat ya.
Contohnya kaya dikampus , kalo dibahas kampus itu apa? Udah tau lah pasti kampus itu tempat buat menuntut ilmu , buat belajar , bukan buat bergaya nongkrong dikantin , ngegosip , mejeng , cari pacar atau jodoh , azzzzz… itu sih pemikiran yang enggak niat buat belajaaaar. Tapi banyak yang berpakaian seperti halnya pergi ke Mall , macem-macem deh yang stylenya lebay , kalo kata senior tingkat akhir “Biasa Alay”. Style buat ke kampus yang sewajarnya aja , oke bergaya tapi gak terlalu glamour. J

#KeepEnjoy #SeeYouMyNextPost

Minggu, 26 Mei 2013

Tulisan Kita Melalui Tuhan


Dulu, kamu bilang tulisanku selalu sendu. Sekarang, senduku berubah menjadi kamu. Tulisanku penuh tentang kamu, selalu kamu. Aku akan menulis tentang semuanya yang membuat aku dan kamu menjadi "kita". Semua tulisanku akan aku berikan untuk kamu saat aku benar-benar sudah tidak ada lagi untuk kamu. Kamu bisa mengenang aku dan mengenang semua tentang kita dengan membaca tulisanku. Terimakasih, kamu. Kamu adalah gambaran yang selalu aku artikan dengan tulisan. Menulislah jika kamu merindukan aku, tulis semua apa yang kamu rasakan. Aku akan membaca tulisan kamu, suatu saat. Aku membaca tulisanmu melalui Tuhan. Menulislah tentang kita, sekalipun hanya singkat.


LikeForLike : Kaelibrahim.blogspot.com  (EGHALATOYA :)

Kamis, 23 Mei 2013

Dua tahun telah terlewati :)

Dua tahun  telah terlewati jelas bukan waktu yang singkat atau mudah untuk dilalui di setiap hubungan. ini bukan pertama kalinya aku mencicipi lamanya dalam menjalani sebuah hubungan tapi kali ini lah yang pertama kali paling lama , menjalani hubungannya pun dengan adanya tujuan , jelas bukan hanya sekedar Pacaran namun ada tujuan yang kita cita-cita kan kelak. 


14 APRIL 2013 ya hari itu , tanggal itu , dan tahun itu dimana aku dengannya tak sadar bahwa    kita sudah memasuki tahun ke 2 bersama , rasanya cepat sekali dan tak terasa , entah itu faktor karna jarang bertengkar atau memang kita yang sama-sama menjalani dengan enjoy. sempat masih terasa mimpi apalagi kalau mengingat pertama kalinya aku bertemu dia dan satu problem yang hampir saja memisahkan kami saat itu , sungguh masih tak percaya bisa menjalaninya sampai sejauh ini , ya bagaimana tidak ? Restu dari masing-masing orang tua pun sudah kami genggam. tinggal mewujudkan cita-cita yang kami cita-citakan kelak :).

Hari itu ya hari yang amat special entah kenapa aku tidak ingin ada sesuatu yang mewah di Anniversary yang ke -2 itu , tidak seperti Anniversary yang ke-1 kami mengadakan serangkaian acara , baik dari sahabat-sahabat ku dan rekan-rekan kerjanya. di tahun kedua itu aku cuma ingin menghabiskan waktu berdua , tapi rasanya agak sepi aja kalo cuma berdua , gak bisa hunting *loh*, pada akhirnya kami pergi berempat ya mungkin saja bisa dibilang double date *haha* . kami pun pergi ke ATLANTIS ANCOL JAKARTA yang memang sudah di rencanakan dari awal , walaupun rencana awalnya bukan bereempat berhubung udah kepepet akhirnya kami jalan juga. 

Seharian menghabiskan waktu di kolam renang sampai-sampai kulit kami eksotis hitam seperti artis barat *hahaha* . rasanyaaa FRESH ada disana banyak wahana yang menantang tidak mau ketinggalan dan gak mau rugi kami pun  mencicipi semua wahana yang menantang itu. ada kejadian yang Kocak parah sama doi setelah naik wahana Crazy *hahahaha* ngakaak   seru deh , bahkan doi sampe kapok buat naik wahana crazy tersebut. canda , tawa , gurau di kolam arus , kolam ombak , haaaaaaah kalo inget moment itu rasanya pengen lagi , lagi dan lagi terasa bahagiaaa super bahagiaaaa~
setelah langit mulai meredup kami beranjak dan memutuskan untuk pulang , gak langsung pulang sih kami mampir ke pantai ancol buat menikmati indahnya sore hari & sunset , tapi apa boleh buat sepertinya langit tidak mendukung , langit mulai mendung pertanda akan turun hujan. akhirnya kami pulang dari tempat dimana menjadi saksi kebahagiaan ku :)

sekitar jam 20 : 30 WIB aku sama dia sampe rumah , memang sudah cukup malam , aku pun terasa lelah , namun aku merasa ada yang janggal , tbtb ada rasa FLAT dari mimik dia , karena gak biasanya dia langsung pulang tanpa pamit sama orang tua ku , ya aku berusaha positif thinking mungkin saja dia lelah , baiklah aku masuk rumah dan dia pulang. 
aku pikir hari ini happy ending dan udah selesai tak ada apa-apa lagi. 

Sekitar 15 - 20 menit kemudian tiba-tiba handphone ku berdering dan bertuliskan Nama *Abi Tutuuut* nama kontak yang aku kasih untuk dia , jelas aku panik kenapa dia telpon , pikiran negatif mulai bermunculan dalam benakku , rasa takut untuk mengangkat telpon karena takut akan mendapat kabar buruk sesuatu hal terjadi padanya. haaah....baiklah aku coba angkat daripda tidak tau sama sekali.

ini perbincangan dalam telpon :

aku : halloooo....... ? ( dengan suara yang bergetar )
doi : halo.. dd ada yang ketinggalan nih , cepetan ambil , aa di bawah. ( dengan suara terburu-buru )
aku : Hmm...apa yang ketinggalan ? ada semua kok ( sambil melihat barang-barang yang aku bawa tadi )
doi : ihhh.. cepetaan ambil nih..ceptaaaan ( Maksa )
aku : iya apa dulu orang semuanya ada kok ( penasaran )
doi : ihhh udaah cepetaaannnn...... ( tetep maksa )
aku : ihh yayaya ke bwah ni 

Telpon langsung mati ..... tuututututuuuttt , aneh emang tuh oraaang *fuuuh*

aku pun bergegas membuka kan pintu , setelah dibuka pintu taraaaaaaaaaaaaaaaaaaa~

"He's say : HAPPY ANNIVERSARY 2 YEARS SAYANG"


Rasa Kaget , terharu , seneeeng gak karuan , sebel , jadi satu , akhhh lagi-lagi dia mengeluarkan Jurus romanticnya *hahaha* , dan ternyata dia balik lagi ngasih suprise tentu gak hanya ucapan saja dia membawa kue yang dia hiasi lilin angka 2 dan ukiran tulisan "Happy Anniversary 2nd Year 14042011" haaaah love you so much aa ojiiiiiii :*

akhirnya kami masuk rumah tiup lilin :)


makan kue bareng mamah , bapak , ade-ade dan sodara ku , mamah say's : Ohhh...jadi ini yang ketinggalan ( sedikit meledek rupanya ) hahaha .  bener-bener Happy ending hari itu lengkap , special and Nice moment sederhana tapi mengukir banyak kenangan dan kebahagiaan yang luar biasa :)

HAPPY ANNIVERSARY 2 YEARS FACHIE
Semoga di hari jadi yang kedua tahun ini akan menjadikan kita sosok pribadi yang dewasa , penuh tanggung jawab dan berpikir matang.
Semoga semua masalah yang kita hadapi bukan akan menjauhkan kita melainkan semakin mendekatkan kita.karena permasalahan adalah sebuah ujian yang pasti ada dalam dunia cinta dan harus diselesaikan denga bijak.
Thank you For My boyf sudah mengisi hari-hari ku dan melukiskan warna indah dihati ku selama dua tahun ini , semoga warna cinta yang ada akan semakin indah sejalan dengan waktu dan melaju ke jenjang yang lebih serius :) *amiiiiiiiiiiiin.........*
LOVE YOU SO MUCH DEAR............. 14 APRIL 2013-

and thank you for Mas ugi and Bella anisa :)

ada sedikit Jeprat-jepreet kebahgiaan :)



















Minggu, 31 Maret 2013

You Are My Everything~


awalnya cinta tak terasa , awalnya cinta tak terdengar , awalnya cinta tak terlihat , dan ketika cinta mulai menyentuh hati , kau menjadi segalanya bagiku :)
Kini , biarkan rasa kita saling melebur menjadi satu..
membentuk gugusan bintang terindah diangkasa...
membawa terbang segala angan dan cinta cinta...
ya benar , TUHAN Pengatur skenario terbaik..
Yang mempertemukan AKU DAN KAMU dengan cara yang indah , ada cerita lain yang dia siapkan..
ada berbuta kerikil yang sudah ia siapkan , tinggal bagaimana kita menyikapinya , mengatasi bahkan menghalaunya , YA AKU DAN KAMU tidak dapat dipisahkan <3