Senin, 21 November 2011

sikapmu yang tak menentu membuat ku tersiksa

Aku lelah ketika aku mengahadapi semua ini sendiri
Aku tiada berdaya ketika sebuah ujian datang silih berganti
Aku jenuh ketika kau tak mengerti perasaanku sama sekali

Seperti inikah caramu menyayangiku?
Seperti inikah caramu menyanjungku?
Dulu, kau memanjakanku dengan syair2 indah nan syahdu
Kini kau membiarkanku dengan segala kesibukanmu

Katamu, kau mencintaiku
Katamu, kau tak ingin kehilangan aku
Tapi, kalau lihat sendiri
aku butuh kedatanganmu, kau membiarkanku
aku terkapar sakit disini, kau meninggalkanku
sebegitu tak berartinyakah aku dimatamu?
mana janjimu yang dulu?
katanya kau tak akan meninggalkanku

Kekasihku, baca tulisanku
baca tulisanku
kamu tahu? aku disini merindukanmu
aku disini berharap kau menulis puisi balasan untukku
aku disini menantimu
aku disini berharap kau menjemputku
aku disini tersiksa karena sikapmu yang tak menentu
dengarkan aku kekasihku, dengarkan aku
aku begitu mencintaimu..

*sikap kamu yang seperti ini terjadi saat anniversary 3 months *

kehampaan

menangis hanya lah sedikit kebebasan yang bisa aku dapatkan..
entah lah aku benar-benar menjadi wanita bodoh sekarang..
membiarkan mu mengerti dengan keadaan ku..
kenyataan nya aku yang seharusnya mengerti keadaan mu..

dingin ini menusuk hingga ketulang ku..
menyayat perlahan daging ku..
membekukan seluruh aliran darah ku..

perlahan semua nya hilang..
hilang terbawa semua dingin yang meradang..
aku tak tahu pasti akan apa yang terjadi..
yang aku tau semua nya telah beku..
tak tahu kapan akan mencair..

aku ingin kehangatan cintamu..
aku ingin kehangatan indah rayuan mu..
aku ingin kehangatan hati mu..
aku ingin kehangatan ini menjadi akhir dari segala kebekuan hati ku..


*namun kali ini kebekuan itu telah mencair* :)

kejenuhan

aku kembali memasuki masa jenuh
menjalani rutinitas dan kebiasan sehari penuh
semuanya hanya menguras pikiran yang berujung keluh

menghabiskan tenaga hingga berbuah peluh

aku rindu warna-warni ketika kedewasaan tak menuntut bertanggung jawab

kini permasalahan silih berganti datang, membuatku terjerembab
terkadang air mata pun tak tertahan, membuat mata sedikit sembab..

*keep spirit for me* :(

smile is the spirit



Senyum selalu..

Itulah kata-kata yang selalu ada dihatiku..
Walau terkadang aku harus menjadi orang lain..
Walau terkadang aku harus membohongi perasaanku..
Walau aku benci selalu berada dalam sebuah kemunafikan..
Bersembunyi dibalik sebuah topeng..
Namun kata itulah yang selalu menguatkan hatiku..

*i'm trying to be happy

wearing a smile
but its to pain full inside...*
smile always :)

aku benci ditinggalkan ketika ingin ditemani



aku benci ditinggalkan
betapa tidak sukanya ditinggalkan
dalam malam malamku
tentang kesepianku
tentang kekosongan ruang yang kadang menyiksaku
mungkin kadang ada saatnya aku larut dalam duniaku
dan menikmati kesendirianku
tapi tidak pada saat aat aku menginginkan ditemani
aku benci ditinggalkan
benci ditinggalkan ketika aku berharap
aku benci keadaan menunggu
kemudian ditinggalkan..


*GALAU* :( 

Ini Tentang Aku


Ini tentang aku..

siapa aku..
bagaimana aku..
mengapa aku..


Ini tentang duniaku..
tentang kebodohanku..
tentang keangkuhanku..
tentang kepongahanku..
dan tentang kesombonganku..


Betapa bodohnya aku menjalani hidup ini
Betapa angkuhnya aku terhadap dunia ini
Betapa pongahnya aku pada takdir yang kujalani
Dan betapa sombongnya aku pada sang pemilik jagat ini


Ini tentang aku
tentang kesendirianku
tentang kesepianku
tentang kekosonganku


Ini tentang kehidupan
Sendiriku di tengah keramaian
Sepiku yang terus menyelimuti kegalauan
Kosongnya jiwaku sehingga merasa kesorangan


lagi lagi ini tentang aku..
Aku yang selalu bicara dalam diam..
tertawa dalam diam..
sedih dalam diam..
Menangis pun aku dalam diam..

Bukan..bukannya aku senang menyendiri..
Bukan pula hendak menjauh pergi..
Tapi ada satu alasan yang membuatku betah berdiam diri..

Dengan begitu aku mendapatkan banyak hal yang aku ingini..
Dalam diam, aku bisa mendapat ketenangan..
Dalam diam, aku bisa mendapat apa yang aku inginkan..
Dalam diam, aku bisa mewujudkan impian..
Dalam diam pun aku bisa mendapat kebahagiaan..


Aku ingin berteriak keras
Tertawa lepas
Hingga hilang semua beban
Dan akupun kembali menjadi yang kuinginkan..

Rabu, 09 November 2011

keegoisan


i hope longlast with you my dear :*


Ketika aku sudah lelah untuk menyampaikan maksudku aku lebih memilih diam, bukan karena aku takut tidak kau dengar tapi aku menahan keegoisanku agar hubungan ini baik-baik saja ..
Karna aku percaya bila kau mencintaiku dgn tulus, kau tdk akan biarkan ku menangis memohon agar kau lebih peduli pada perasaanku..
Akan lebih menyakitkan bila nanti ada orang lain yg lebih peduli dan itu bukan dirimu .. 


14 april 2011 :)

Selasa, 18 Oktober 2011

Life is not always a bright and sunny day to me, sometime its about how we dance in the rain


pagi itu, hari minggu, tiba2 mamah membangunkan aku dari tidur dan minta aku untuk di cek darah ; " la , cepet bangun , ke RS yuk , kita cek darah , abisnya akhir2 ini dan semenjak kamu ikut ekskul itu kamu jadi sering pingsan & suka ngeluh pusing2 terus , mamah takut kamu knp2 lagi" aku cuma bilang "iya mah" *saat itu akupun lagi gak enak badan dan kebetulan bgt mamah ngajak buat cek darah , karena akupun ingin tau*

Kira2 jam 11 hariitu, aku berangkat ke RS sari asih . *dengan perasaan yang semrawut , ada takut , galau , dll lah yang aku rasain saat itu* sesampainya aku di RS , aku langsung daftar untuk di cek dan aku mengisi sebuah form untuk identitas hasil lab *dengan tangan gemeteran juga , hehe*. sekitar setengah jam menunggu nama akupun dsebut oleh suster *ny.siti nurlaela*.akupun langsung jalan dengan penuh harapan agar tidak terjadi apa2 sama aku ..
saat yang menakutkan sudah berlalu , aku izin ke mamah , "mah aku pergi ya , mau refresh pikiran" mamah jawab "mau kemana? jangan kmn2 emang gak mau nunggu hasilnya?"aku bilang" nanti klo hasil LAbnya udh keluar kabarin aku ya mah:) "dadah mamah" , aku pergi karena kondisi dirumah karena tidak mendukung aku untuk dirmah , bukan karena aku gak sayang sama diri aku sendiri :( 
aku pergi tanpa arah , akhirnya aku memutuskan untuk pergi ke tempat yang penuh kenangan sama pacar tercinteh *cieeeh , hehehe* ,nah , sesampainya disana aku flashback aja waktu aku sama pacar disini , ya sekedar menghibur diri sendiri , walaupun harus netesin airmata juga sih -,-"tapi disana juga sedikit menghilangkan perasaan dan pikiran yang semrawut itu padahal dikelilingin orang-orang yang pada asyik pacran *hhh that's time make me very..very envy :)* , 1 jam pun sudah berlalu disana , Hanphone aku  bergetar ada banyak message dari sipacar dan ada dari mamah .. akhrnya aku buka message dari mamah , mamah bilang "la pulang , hasil LABnya udah keluar tuh , mamah belom buka , kamu aja yang buka duluan"  rasa takut itu mulai timbul kembali , negatif thingking yang ada dipikiran aku sampe2 gak kerasa kalo ada telp dari mamah , disitu aku berfikir buat nyiapin mental aku , kalau nantinya aku divonis memiliki penyakit yang parah , aku abaikan semua sms & telp dari mamah dan sipacar , saat itu aku tidak ingin diganggu dan ingin sendiri . setelah sekian kali mamah telp akhirnya aku angkat juga
A : "hallo mah ass "
M : hallo , walaikumsalam *dengan suara isak tangis mamah menjawabnya dan seprti tidak sanggup untuk berbicara*
A : knp mah? kok kaya nangis *aku berfikir bukan karna hasil LAB aku mamah nangis , aku berfikir kareenaa ____ privasi lah ya :)*
M : lagi dimana ? cepet pulang , banyak istirahat , kamu lagi sakit , biar cepet sembuh .
A : dih kenapa kali ? bilang dulu kenapa , aku gpp , aku udah enakan kok mah ,aku gak mau pulang sebelum keadaannya stabil *penasaran yang rasain saat itu , antara hasil LAB dan tuuuuuuttttt :)*
M : yaudah cepet pulang , bandel banget sih kalo dibilngin , mamah mau pergi kamu mau ikut atau engga . cepet pulang 
*suara kesal yang aku dengar dari mamah*
A : mamah mau kemana ? aku mau ikut :'( *tetesan air mata yang gak kerasa terjatuh*
M : yaudah cepet pulang , kamu itu sakit ________ !!! *mamah nangis*A : haa o.O ? mamah gak lagi boong kan? *lemas , nangis , panas dingin *
telepon pun terputuss .. tutututuuuutttttt ...

aku terpuruk , aku bingung harus gimana waktu itu , orang-orang yang disekililing aku ngeliatin aku dengan penuh tanda tanya , aku gak peduli kata mereka , rasanya saat itu urat malu aku udah putus ..
aku melamun , dan ada 1 message dari pacar tercintah "dd dimana? dd pulang..aa jemput ya" aku bales "dd ditamkot , dd gak mau pulang , aa kan lagi ngerjain tugas"  gak kerasa padahal aku lagi jalan kaki buat naek angcot , tiba-tiba sipacar telepon "dd dimana? aa jemput ya , aa nunggu di stikes nih , ujan , dd jangan ujan-ujanana ya" aku jawab "dd lagi mau naek angcot ni , stikes dimana? dd gak tau , iya a"  aa jawab "ihh yaudah aa nunggu di stikes ya  , yang klo dd ganti angcot ke tamkot" aku jawab "ohh yaudah , iyaiya .."telepon teputuss , tututututuuuttt......
aku sempet bikin sipacar kesel juga karena kebablasan sampe bunderan BSD , gimana gak bablas aku gak tau stikes itu dimana , hujan pula , kaca mobil item , perasaaan sama pikiran lagi kacau , airmata ngalir terus , udaah deh *it's complicated* -,-". *maaf ya sayang ngerepotin kamu*
akhirnya ketemu juga sama pacar dibunderan BSD itu , sepanjang perjalanan cuma bisa nangis dan belom bisa cerita apa-apa ,sipacar sempet kesel juga liat aku cuma nangis doang :) , ya akhirnya aku cuma buat ngomong tapi bukan masalah penyakit yang aku alamin sekarang ini , ada masalah lain yang bikin aku semakin terpuruk :'(





yeah i think Life is not always a bright and sunny day to me, sometime its about how we dance in the rain.

aku masih menyembunyikan penyakit yang aku alami sekarang dari siapapun , termasuk sahabat dan mungkin hanya seglintir orang saja yang tau , tapi ternyata aku gak sanggup klo aku simpan ini lebih lama lagi karena aku takut suatu saat aku gak bisa cerita sama orang-orang yang aku sayang ..
akhirya disekolah aku tanya sama sahabat aku kalo _______ itu apa ? mereka pun ngejawab dan bertanya siapa yang sakit itu ? awalnya aku emang gak sanggup buat memberi tahu sama mereka , karena aku takut meneteskan air mata didepan mereka , ya apa boleh buat aku memberitahunya dan airmata ini pun terjatuh lagi -,-" 
*dalem hati aku tuh sedih bangeeetttttt , takut , masa-masa seperti hari sebelumnya itu gak akan ada lagi*

rasanya baru Kemarin main sama mereka, nongkrong-nongkrong gak jelas dibenton, ngegalau di pendopo sampe ngerekam suara kita yang punya cita-cita buat terjun ke dunia musik . Sekarang , aku harus berjuang buat ngelawan rasa sakit ini dan melakukan aktivitas seperti biasa tanpa beban apapun dan berusah tersenyum kuat didepan mereka , walaupun dihati ini menangis kejer rasanya gak sanggup klo terus2an kaya gini , tapi ini yang harus aku lakukan sekarang :) *gak mau bikin kalian semua sedih*
"Rain" diatas aku ibaratkan ujian. Waktu kita kehujanan, ada kalanya kita gak usah susah-susah cari payung. Ada kalanya all we have to do ya main ujan-ujanan.. Deal with our problem, and accept it sebagai salah satu chapter dalam hidup kita. Ibaratnya buku cerita, gak mungkin dong kita melewati satu chapter so we can finally meet the happy ending...
I do believe in one thing : Allah selalu kasih kita happy ending pada akhirnya. If its not happy, then its not the ending.
Semua keluarga liat kondisi aku pasti menitikan air mata. Atau setidaknya diem seribu bahasa. Ga tau mau ngomong apa, gak tau mesti komen apa dan gak tau harus percaya atau engga . And they would ask me : "sabar ya sayang , semangat , kamu PASTI SEMBUH , kamu harus ngelawan ini semua , kejar cita-cita kamu dan banyak berdoa sama ALLAH SWT " Well, I gotta say, iya aku semangat . semangat buat sembuh dan bisa kejar cita-cita aku"  tapi mereka selalu   mempertanyakan "Kenapa mesti kamu?". I said , I've found my limit. Limit dimana udah saatnya kita ikhlas menerima ujian dari Allah ini. Nobody say life would be so easy, right? Ikhlas, bahwa sesungguhnya semua makhluk adalah miliki Allah SWT. Ikhlas bahwaaku bukan hak milik kami. aku cuma titipan, yang harus kalian jaga. Ada ungkapan kalo ada orang yang meninggal  "ALLAH SWT lebih sayang sama dia, makanya 'diambilnya' cepet" Sungguh kalimat yang susah dicerna.. Apalagi buat aku. Tapi ya balik lagi kesana, kita cuma manusia, we've made some mistakes. Kesalahan yang terkadang gak sadar kita buat.Siapa tau selama ini aku udah membuat kesalahan yang fatal ..makanya sekarang aku divonis punya penyakit ini ..
Please don't judge me for telling you this, tapi terkadang memang apa yang terjadi di hidup kita gak pernah lepas dari kuasa allah . Gak lama setelah aku mikir kalo "aku milik Allah", langsung ada perasaan tenang, langsung ada perasaan yang luar biasa ikhlasnya, dan disaat yang bersamaan semuanya terasa lebih masuk akal. Ini cobaan. Allah menguji kita supaya sabar. Suatu saat nanti, tepat pada waktu yang ditentukan Allah, ujian ini akan selesai. We'll come back to our happy day, and we'll appreciate life more that we ever did.
Kondisi aku yang fluktuatif kadang membuat mamah dan sekularga  resah. Terus-terusan berdoa semoga Aku stabil lagi. Tidak ada jaminan kapan aku bisa pulih dengan sempurna. Mungkin itu untuk menghindari ekspektasi yang terlalu tinggi yang biasanya berujung pada kekecewaan.
Makanya, sekarang aku gak pernah set target dan aku selalu menganggap kalo aku sedang mimpi buruk walaupun faktanya sangat buruk :'( . God knows betapa ingin aku , keluarga , dan orang- orang yang aku sayang cepet-cepet aku sembuh . Kondisi ini semata-mata untuk menenangkan psikis aku . Supaya aku tidak merasa down bila suatu saat nanti kondisi aku drop.. :)

Hidup itu soal keyakinan, yakin bahwa ujian yang dikasih Tuhan tidak mungkin melampaui batas kemampuan kita. Yakin bahwa Tuhan pasti akan memberikan yang terbaik untuk aku :) *ngeyakinin diri sendiri*


*bersambuung storynya yaah :D*