Aku , aku adalah salah
satu cewek yang simple (Simple women) , termasuk dalam hal berpakaian. gak mau
ribet , yang penting rapih dan enak dipandang orang tapi tergantung lingkungan
sekitar juga atau tergantung momentnya mau ke tempat apa. Ya ibaratnya
menyesuaikan jadi gak kayak salah kostum atau berpakaian yang berlebihan dan
jatohnya jadi alay gitu.
Oke singkat cerita…
hari itu aku pergi kampus dengan hijab yang berbeda , gak kaya hari biasa yang
aku pake .sebenarnya gak ada jadwal hari itu ,tapi aku biasa ikut nemenin doi karena
ada jam. Aku sama doi beda fakultas , si doi ini salah satu Fakultas teknik
mesin.Sesampainya di kelas doi ternyata enggak ada dosen , akhirnya aku ,doi , teman-teman doi dan satu temanku pergi ke
kantin anak teknik yang isinya para cowok-cowok hanya segelintir wanita disana
termasuk aku. Ngobrol-ngobrol ngopi , ngemil dan di temani aseeep rokok yang
lumayan bikin pusing selama satu jam disana akhirnya kami beranjak dari tempat
yang pengap itu karena jam kedua doi ada Praktek di Lab.
Ketika berjalan
menelusuri koridor dan kebetulan doi lebih dulu berjalan menuju kelasnya , lalu
terlihat ada sekelompok cowok-cowok yang lagi duduk didepan kelas, ya aku pun
bilang “permisi” kepada mereka. Setelah berjarak satu meter dari mereka duduk
terdengar suara “suiitsuitttsuiiiit” aku tak menghiraukannya saat itu , ya
karna aku berfikir itu bukan untuk menggoda aku. Dengan tampang polos karena
tak merasa digoda , aku diam didepan kelas doi sambil nunggu doi menanyakan informasi
dosennya masuk atau enggak. Suara godaan itu masih terdengar , aku pun masih
tak menghiraukannya dan berjalan turun tangga menuju laboratorium. Sesampainya di
laboratorium yang tepat berada di belakang gedung teknik itu terdengar kembali
suitsuiiit dari atas , bahkan gak suitsuit saja ada yang melontarkan “neng..ditanyain
nih” “assalamualaikum” aku pun nengok ke atas dengan tampang bingung namun Tetap
saja tak menghiraukannya dan aku duduk dibawah pohon ceri depan LAB sambil
menggerutu “ohh ternyata suitan tadi itu buat aku”. entahlah mungkin mereka tidak
tahu kalo yang sedang bersamaku itu kekasih ku. Tiba-tiba doi nyalahin aku dan bilang
“ganjen sih” , ganjen apa coba orang ngerespon juga enggak. Intinya sih doi
cemburu karena ceweknya di godain. Gak tau kenapa si doi sensitif banget kalo
aku berhijab yang di style padahal stylenya pun biasa gak berlebihan , baju
juga kaos panjang , celana levis dan sepatu yang biasa cewek pake. mungkin doi
udah biasa liat aku pake hijab yang biasa aja tanpa ada style. Ya pokoknya
semenjak itu aku ngerasa serba salah harus kayak gimana biar gak dibilang
ganjen sama doi , padahal hijab di style kan tergantung mood aku , dan akhirnya
aku mutusin buat berhijab biasa aja walaupun doi bilang “cantik boleh tapi
jangan ganjen”. Tetep aja masih bertanya-tanya ganjennya aku ngelakuin
apa???????? -__-
Oke guys , Menurut aku
Bergaya dalam berpakaian itu selera masing-masing dan itu sebuah hal yang wajar
karena setiap orang memiliki karakter yang berbeda-beda tapi bisa menyesuaikan
tempat ya.
Contohnya kaya dikampus
, kalo dibahas kampus itu apa? Udah tau lah pasti kampus itu tempat buat
menuntut ilmu , buat belajar , bukan buat bergaya nongkrong dikantin , ngegosip
, mejeng , cari pacar atau jodoh , azzzzz… itu sih pemikiran yang enggak niat
buat belajaaaar. Tapi banyak yang berpakaian seperti halnya pergi ke Mall ,
macem-macem deh yang stylenya lebay , kalo kata senior tingkat akhir “Biasa Alay”.
Style buat ke kampus yang sewajarnya aja , oke bergaya tapi gak terlalu glamour.
J
#KeepEnjoy
#SeeYouMyNextPost





0 komentar:
Posting Komentar