Banyak
orang yang beragama Islam dan tahu hukum berjilbab. Tapi mereka enggan melakukan
kewajiban itu karena dianggap sepele , atau dianggap hanya selewat saja untuk
bergaya. dulu sebelum aku berhijab pun sempat berfikiran seperti itu , dengan
alasan bahwa aku belum siap karena sikap dan hati ini yang belum sempurna ,
walaupun orang tua ku sudah mejelaskan hukum berhijab , bahkan sempat di
marahin oleh kedua orang tua ku karena ketika memasuki SMK aku melepas hijabku
, tapi setelah aku membaca berbagai macam artikel-artikel aku jadi tau
arti Hijab yang sebenarnya dan ternyata Hijab dan akhlak adalah dua hal
yang berbeda , justru alasan seperti itulah alasan klasik bagi
sesorang wanita yang enggan menutup aurat ! dan alhamdulillah sampai saat ini
aku sudah berhijab walau belum sempurna dan belum sesuai syar'i. mari
kita share di sini yang aku ambil dari beberapa artikel......
Bismillah~
ukhti harus kita ketahui..
Berhijab itu murni perintah Allah SWT dan hukumnya
pun WAJIB Ketika seorang muslimah telah baligh atau dewasa maka wajib
baginya untuk berjilbab. Adapun masalah moral atau akhlak itu adalah
perkara yang lain dimana ada hukum tersendiri yang mengaturnya. jika
seorang wanita berjilbab melakukan dosa atau pelanggaran itu bukan karna
jilbabnya namun karna akhlaknya.
Jilbab merupakan ibadah dan bukanlah semata-mata
kebiasaan, dimana seorang wanita boleh untuk menanggalkannya kapan pun dia
inginkan, namun jilbab adalah ciri kemuliaan, kesucian, dan rasa malu bagi
seorang wanita.
Banyak Kontrovensi tentang berhijab , anak remaja
jaman sekarang menganggap berjilbab hanya untuk bergaya bukan karena niat tulus
dari hati , hanya untuk terlihat lebih cantik , dll.
lebih parahnya lagi jilbab dijadikan sebagai tolak
ukur prilaku seseorang , ada Wanita remaja yang Baru beranjak dewasa
mengatakan "ngapain pake kerudung tapi gak sesuai sama
kelakuannya? gak malu tuh sama kerudung ! , kerudung dusta ! dengki banget
hatinya gak malu sama kerudung?" intinya sih ngapain berjilbab
tapi kelakuan buruk? gitu kan?
yang aku pertanyakan sekarang.. kenapa MENYALAHKAN
JILBABnya?
Lalu bagaimana seorang wanita yang berkelakuan baik,
tapi tidak berjilbab.
Aku justru malah ragu. Apa yakin dia baik? Apa yakin
dia sepenuh hati? Karna kalau dia memahami, maka ia akan berjilbab.
apa bedanya cewek berjilbab sama yang Nggak ?
emangnya cewek gak berjilbab boleh berbuat salah ?
Sama aja kan aturannya sama-sama gak boleh berbuat salah ? trus kenapa pada
ribet giliran cewek berjilbab yang buat salah ??? di dunia ini tidak ada yang
sempurna , setiap orang pasti memiliki kehilafan, yang membedakan cewek
berjilbab itu mematuhi perintah allah swt untuk menutup auratnya , kalo soal
Akhlak itu kembali ke Pribadinya masing-masing , sama saja dengan cewek-cewek
lain yang ga pake jilbab. ya kan?
wahai ukhti mari kita sama-sama saling introspeksi diri aja
kita gak perlu saling manghakimi satu sama lain apa agi nyalahkan
Jilbabnya, inget Jilbab sama Akhlak
itu Dua Hal yang berbeda !
Jadi, alangkah baiknya berhentilah memandang jilbab
itu seperti sesuatu yang bersalah. yang harus kita ketahui bahwa, dosa
berkelakuan buruk dan tidak berjilbab itu adalah dosa tersendiri.
dan Alangkah baiknya kita sebagai muslimah hendaklah
menutup aurat , insyaAllah... tidak hanya orang terdekat kita yang mengatakan
bahwa "KAMU CANTIK" tapi Allah Swt akan mengatakan seperti
itu. jangan karna mempermasalahkan kita belum siap , belum yakin , atau
sebagainya.Yakin itu akan diberikan Allah swt kalau kita sudah mau
mendekat dan Sesungguhya Allah Swt tidak mengubah keadaan suatu
kaum sehingga mereka mengubah keadaan yang ada pada diri mereka sendiri.
Sudah sangat jelas bukan?! Semuanya harus dimulai
dari diri sendiri!
kita bisa memulai dari dasarnya terlebih dulu,
kemudian dengan beriringnya waktu kita Belajar perlahan menata hati
sehingga kita menjadi muslimah sejati. Seperti dalam pepatah “Sedikit demi
sedikit kemudian menjadi bukit”, bukankah begitu? Wallahu a’alam... bukan
ingin bersuudzon, namun coba kita renungkan jawaban diatas , jika kita tetap
menanamkan prinsip menunggu kita siap? belum yakin atau Belum ada hidayahkah?
Sampai kapan? Hanya menunggu tanpa berusaha? Atau menunggu ajal menjemput?
Lalu... nanti menyesal saat raga telah terhimpit liang lahad, terbungkus kain
kafan, terkapar, lunglai, tak berdaya di sebuah kasur yang beralaskan tanah
bahkan berulat. Tidak ada sanak keluarga, harta, melainkan yang ada hanya
sebuah kegelapan. Na’udzubillah...
memang menjadi seorang muslimah sempurna itu tidak
mudah karena memang yang berjilbab seharusnya lebih tahu malu dengan jilbabnya
dalam bertingkah, karena ia otomatis menampakkan agamanya. Dan jika seseorang
menampakkan agamanya, ia memiliki konsekuensi untuk berlaku sebagaimana aturan
agamanya. setidaknya wanita berjilbab dapat selangkah lebih maju untuk
memperbaiki akhlaknya.
ukhti...Apalah artinya keren atau mulia dimata manusia
jika ternyata kita tdk bernilai di hadapan Allah swt. Sebagai hamba-Nya yag tidakk akan
bisa hidup tanpa Rahmat dan Karuni-Nya, sudah semestinya hidup dengan ridho Allah
lah yg menjadi prioritas kita, bukan pujian, bukan sanjungan dll. Dan jika
ridho Allah sudah menyertai kita, apa sih yg tdk mungkin? Hidup kita pun
menjadi penuh berkah.
Semoga Bermanfaat Buat kalian yang membacanya ,
terutama yang masih Menyalahkan Jilbab dengan akhlak ( Prilaku) !! dan buat
kalian yang masih ragu untuk berhijab :)
dan semoga kita dapat terus Istiqomah dijalan yang diridhoi-nya *amin ya robbal alamin*
dan semoga kita dapat terus Istiqomah dijalan yang diridhoi-nya *amin ya robbal alamin*




